
Setelah dua minggu melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) di Kabupaten Konawe Selatan, rombongan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Kendari resmi ditarik kembali pada tanggal 13 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi penutup dari rangkaian pengabdian mahasiswa dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif di lingkungan masyarakat.
Selama dua pekan, para mahasiswa dari berbagai jurusan terjun langsung melakukan berbagai kegiatan kesehatan masyarakat, mulai dari edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), skrining penyakit tidak menular, hingga promosi gizi dan imunisasi. Mereka juga aktif dalam mendukung gerakan anti-stunting dan pemberdayaan masyarakat agar mampu menerapkan pola hidup sehat secara mandiri.
Dalam sambutannya, Ketua PKLT Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari, Dr. Lilin Rosyanti, S.Kep., Ns., M.Kep, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas komitmen serta kerja keras mahasiswa selama kegiatan.
“Alhamdulillah, kegiatan PKLT terpadu tahun ini berjalan lancar dan penuh makna. Kami bersyukur mahasiswa mampu terjun langsung dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Konawe Selatan. Semoga semangat pengabdian ini dapat terus kita jaga dan kembangkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dr. Lilin menegaskan bahwa semangat pengabdian mahasiswa tercermin dalam slogan “SEMANGAT”, yaitu:
S – Skrining PTM,
E – Edukasi Kesehatan,
M – Masyarakat Hidup Sehat,
A – Asupan Protein,
N – Normalisasi Imunisasi,
G – Gerakan Anti-Stunting,
A – Aktivitas Fisik, dan
T – Terapi Komplementer.
Slogan ini menjadi simbol tekad Poltekkes Kemenkes Kendari dalam mencetak tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki empati dan dedikasi tinggi terhadap masyarakat.
Kegiatan PKLT Terpadu ini diharapkan dapat menjadi wadah pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial terhadap peningkatan kesehatan masyarakat.
